SMAN 8 Manado PTM Oktober, Banyak Orang Tua Tidak Ijinkan Anaknya Masuk Sekolah

Dilantik Jadi Ketua PGRI Mapanget, Papona Serukan Dukungan bagi Program Pemkot Manado
September 17, 2021
Ditengah Pandemi C-19 Ternyata Banyak Sekolah Tak Terurus
September 19, 2021

Mediatrix Maryani Ngantung. Kepala SMAN 08 Manado

MANADO,LingManado.Com – Seiiring dengan menurunnya kasus terkonfirmasi Covid 19 sehingga Manado masuk PPKM level 3, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas mulai dilakukan sejumlah sekolah, tentu dengan menerapkan protokol kesehatan.

SMAN 8 Manado sendiri berencana untuk membuka sekolah atau PTM terbatas pada awal Oktober 2021 mendatang karena perlu persiapan yang matang. “Kami masih terus berupaya mempersiapkan diri untuk PTM terbatas,” kata Kepsek SMAN 8 Manado, Mediatrix Maryani Ngantung kepada wartawan pendidikan Sulut di sela-sela Musyawarah Luar Biasa PGRI Cabang Mapanget, Jumat 17 September 2021.

Menurutnya, salah satu syarat PTM terbatas adalah siswa harus divaksin dan mendapat ijin dari orang tua secara tertulis. Jika orang tua tidak mengijinkan, pihak sekolah tidak bisa memaksa, sehingga mereka hanya bisa belajar dari rumah atau daring.

“Kendala kami adalah masih banyak orang tua yang belum mengijinkan anaknya untuk sekolah tatap muka di masa Pandemic Covid 19 ini,” kata Ngantung yang sukjses menjadikan SMAN 08 sebagai sekolah penggerak.

Untuk itulah, pihak sekolah terus berupaya melakukan pendekatan kepada orang tua serta menggenjot vaksinasi. Sebab dari 995 siswa yang tercatat di Dapodik  SMAN 08 Manado, baru 500 an siswa yang sudah divaksin. “Padahal di sekolah kami sudah dua kali melaksanakan vaksinasi, tetapi jumlah siswa yang ikut belum 100 persen. Makanya kami terus menggenjot vaksinasi untuk persiapan PTM terbatas,” ujar Ngantung memberi alasan.

Sementara itu untuk guru-guru, katanya semuanya sudah divaksin, kecuali yang memiliki komorbit dan harus menyertakan surat keterangan dari dokter ahli. “Kami sudah siap untuk PTM terbatas, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sarana penunjang protokol kesehatan sudah tersedia, sesuai dengan SKB 4 Menteri,” kata Ngantung meyakinkan. (meldi sahensolar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Call