Ribuan Pelaku UMKM Kota Manado Ajukan Bantuan Presiden Rp 1,2 Juta

SMPN 09 Manado Siap Bersinergy Majukan Dunia Pendidikan
Mei 14, 2021
Terapkan Protokol Kesehatan, SMAN 9 Manado Siap Pembelajaran Tatap Muka Juli 2021
Mei 14, 2021

MANADO,Lingmanado.com- Pandemi Covid 19 yang nmasih saja jadi ancaman membuat operekonomian warga mengalami kontraksi. Akibatnya daya beli masyarakat menurun dan pertumbuhan eknomi pun ikut melambat.

Mengantisipasi melemahnya daya beli masyarakat, Presiden Jokowi memperkuat UMKM dengan memberikan bantuan tunai sebesar Rp 1.2 juta pada tahun 2021 ini.

Penyaluran bantuan tersebut hanya melalui satu pintu, yaitu Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten/Kota. Sebelumnya penyalurannya melalui beberapa lembaga/instansi.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Manado, Inov Thiryo Sunday Walelang, SSos MSi mengatakan, ribuan pelaku UMKM  telah memasukan permohonan untuk mendapatkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Untuk Usaha Menengah (BPUM) atau bantuan langsung tunai (BLT).

 “Dari data yang ada sudah ribuan pelaku usaha yang telah memasukan permohonan. Sebab setiap hari itu sekitar 300 permohonan yang masuk di Dinas Koperasi dan UKM,” ungkapnya.

Dia meminta, pelaku usaha untuk memanfaatkan bantuan ini untuk modal usaha dan meningkatkan produktivitas usaha. Bukan dipakai untuk keperluan lain-lain.

“Kami mengharapkan kelurahan dapat mengeluarkan surat keterangan bagi pelaku usaha yang berada di kelurahan masing-masing untuk mendapatkan bantuan. Ini kami tekankan supaya menerima bantuan ini bener-bener pelaku usaha. Karena ini ada ancaman pidana jika bukan pelaku usaha. Supaya bantuan ini tepat sasaran,” sebutnya.

Lebih jauh dijelaskan, untuk tahap dua ini pelaku usaha akan menerima BPUM Rp 1,2 juta. Karena ada pengurangan anggaran di tahun 2021. Kalau tahap pertama itu pelaku usaha mendapatkan Rp 2,4 juta. “Sekarang itu diprioritaskan bagi pelaku usaha yang belum mendapatkan bantuan pada tahap pertama pada tahun lalu,” ujarnya.

Dia membeberkan, untuk mendapatkan bantuan ini pelaku usaha mikro cukup dengan membawa Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga dan Surat Keterangan Usaha dari kelurahan dan memasukkan berkas ke Kantor Diskop dan UKM Kota Manado serta akan mengisi formulir nama tempat usaha, lokasi tempat usaha dan total aset usaha. Tapi kalau sudah ada Nomor Induk Usaha (NIB) tidak perlu mengurus surat keterangan di kelurahan.

“Pendaftaran dibuka setiap hari kerja mulai jam 09.00 – 14.00 Wita. Diharapkan pelaku usaha yang bakal membawa berkas tetap menerapkan protokol kesehatan. Pendaftaran dibuka hingga September 2021 dan dipastikan pelaku bakal menerima BPUM untuk tahun 2021,” katanya.

Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kota Manado, Soni Sondakh mengatakan, pihaknya membuka kesempatan seluas-luasnya kepada pelaku UMKM untuk mendapatkan bantuan. Namun sebelum berkas dikirim ke pusat, akan diverifikasi terlebih dahulu. “Mudah-mudahan bantuan tersebut bisa diterima langsung oleh pelaku usaha yang ada sehingga daya beli masyarakat meningkat dan ekonomi Kota Manado bisa bergairah kembali,” kata mantan alumnus STIKOM Manado itu lagi. (meldi sahensolar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Call