PIP Program Kementrian, Penerima Wajib Terdaftar dalam Dapodik Sekolah dan DTKS Kemensos

Kombes dr Freddy Worang J MARS: Seleksi Penerimaan Bintara Polri 2020 Libatkan Pengawas Internal dan Eksternal
September 16, 2020
Dikbud Apresiasi Virtual Camping SD dan SMP Advent 1 Tikala
September 20, 2020

MANADO,LINGMANADO.COM – Guna mendukung pelaksanaan pendidikan menengah universal atas rintisan wajib belajar 12 tahun, sekaligus untuk meningkatkan perluasan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi, pemerintah perlu memberikan bantuan pendidikan dan afirmasi pendidikan tinggi kepada peserta didik dan mahasiswa.

Untuk itu dikeluarkanlah Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 10 Tahun 2020 tentang Program Indonesia Pintar (PIP). “Pelaksanaan program ini  bekerjasama dengan Kementrian  Sosial soal Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado, DR Daglan Walangitan melalui Silfana Pontoh dan Kabid SMP Sone Engka, kemarin.

Dikatakan, program PIP ini diberikan kepada siswa yang kurang mampu. Namun untuk mendapatkan data siswa yang layak dibantu, mengacu pada  daftar dalam DTKS Kementrian Sosial.

Silfana mengatakan, pemberian bantuan PIP disesuaikan dengan data Dapodik sekolah masing-masing. Dari data Dapodik itu, pihak sekolah mencontreng atau centang siswa yang layak dibantu.

Nah dari data Dapodik itu, Kemendikbud mengcroscek dengan data yang ada di Kementrian Sosial. Apakah siswa yang dianggap layak dibantu itu terdaftar dalam DTKS Kemterian Sosial atau tidak.

“Meskipun pihak sekolah mengatakan bahwa siswa tersebut layak dibantu, tetapi tidak terdaftar di DTKS Kemensos, maka tidak akan diterbitkan SK oleh Kemendikbud sebagai peneriman bantuan PIP,” kata Silfana Pontoh dengan nada meyakinkan.

Untuk itu ia menghimbau kepada orang tua yang tidak mampu untuk mengecek langsung di Dinas Sosial setempat, apakah mereka sudah masuk DTKS atau belum. Karena Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan akan menerbitkan SK kepada siswa yang layak dan benar-benar terdaftar dalam DTKS Kemensos.

Begitu SK diterbitkan oleh Kemendikbud, pihak Dikbud Kota Manado tinggal menyampaikan kepada pihak sekolah nama-nama murid yang masuk program Indonesia Pintar. Nah dari pihak sekolah memberitahukan kepada siswa atau orang tua murid.

Dana bantuan tunai diberikan langsung ke rekening siswa/murid yang bersangkutan. “Kami pihak sekolah dan Dikbud hanya memfasilitasi. SK dari Kementrian karena ini memang program Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan,” kata Kabid SMP Sone Engka.  (meldi/Jefry)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Call