Lurah dan Babinsa Pantau Vaksinasi di SD Inpres 01 Paniki Bawah

Gubernur Olly Dondokambey Resmikan Sekolah Mewah SMA Neg 1 Guru Lombok Kalawat
Desember 20, 2021
Ratusan Siswa SDN 06 Manado Berebut Ikut Vaksinasi Berkat Dukungan Orang Tua
Desember 20, 2021

MANADO,Lingmanado.com – Puluhan siswa SDN Inpres 01 Paniki Bawah mengikuti vaksinasi di sekolah sesuai jadwal yang dikelaurkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado.

Setelah anak usia diatas 12 tahun, giliran anak usia 6 hingga 12 tahun yang gencar divaksinasi oleh pemerintah. Program vaksinasi untuk memutus mata rantai covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun kini gencar dilakukan oleh pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado.

Pemberian vaksinasi Covid-19 tahun ini sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Coronavirus Disease 2019 pada saat Natal tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.

Untuk jenis vaksin yang digunakan yaitu merek Sinovac.

Sesuai  pantauan awak media, 20 Desember 2021 sala satu vaksinasi yang dilakukan oleh SD Inpres 01 Paniki Bawah Manado, bekerja sama dengan puskesmas Kombos, yang menurunkan delapan personil dibawa pimpinan dr, Monalisa Napitupulu dan dr, Otto Sindra Tjie.

Pelaksanaan vaksinasi tersebut hanya diberlakukan satu hari. ”Kami memang hanya diberi kesempatan satu hari, nanti lanjut ketika ada jadwal lagi,” jelas dr Otto.

Sementara Kepala Sekolah SD Inpres Paniki Bawah Manado Syane Sampouw, M. MPd, mengatakan, pihaknya memang telah mengiformasikan kepada orangtua siswa lewat WA grup, hanya saja cuaca sepertinya kurang bersahabat singah pada hari ini hanya tercatat 54 peserta didik yang tervaksin, sedangkan siswa yang ada di SD inpres tercatat 334 siwa.

“Ini memang baru tahap awal dan jadwalnya pasti akan berlanjut,” jelas Kepsek.

Dikatakan, pelaksanaan vaksinasi tersebut dikunjungi oleh lurah  Paniki, I Gusti Ketut Sudarmaja, S.Kom, serta Babinsa wilayah paniki/Kima dua, Efhard. B.

“Selaku pemerintah setempat tentu sangat wajar melihat sejaumana perkembangan vaksinasi yang dilakukan oleh SD Inpres,” ujar Kepsek.

Sedangkan maksud dan tujuan vaksinasi tersebut  adalah untuk membuat sistem kekebalan tubuh mengenali dan mampu melawan saat terkena penyakit tersebut.

Sebenarnya, sistem kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit bisa terbentuk secara alami saat seseorang terinfeksi virus atau bakteri penyebabnya. Namun, infeksi virus Corona memiliki risiko kematian dan daya tular yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan cara lain untuk membentuk sistem kekebalan tubuh, yaitu vaksinasi.

“Jangan takut divaksin, sebagai mana orangtua sudah divaksin sampai dengan dosis dua, tentu anak-anak juga harus divaksin, mari kita topang bersama program pemerintah agar kita terhindar dari serangan covid-19. Kalupun terkena, kondisi tidak akan parah,” tutup Kepsek.(meldi s)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Call