Kejar Target Laba Rp 300 Miliar, PT BSG Lakukan Ekpansi Kredit

Lawan Covid-19 Corona, RSU MMC Batasi Pengunjung
April 1, 2020
KPAI Kantongi Pengaduan, Terkait Pembelajaran Jarak Jauh
April 15, 2020

LINGMANADO.COM – PT Bank SulutGo terus menggenjot kinerjanya dengan menargetkan pendapatan laba Tahun 2020 sebesar 300 miliar, kendati tahun buku 2019 hanya membukukan laba Rp 150 miliar.
“Namun capaian tersebut diaminkan oleh pemegang saham karena berbagai kendala yang sudah dilaporkan oleh jajaran direksi dan komisaris kepada pemegang saham pada RUPS belum lama ini,” kata Direktur Pemasaran PT Bank SulutGo, Mahmud Turuis, SE belum lama ini di ruang kerjanya.    
Dikatakan, jika laba bersih tahun 2018 menembus angka Rp 300-an miliar,  tahun 2019 hanya diangka Rp 150-an miliar “Ada penurunan laba, tapi tidak rugi. Rp 150 miliar laba bersih. Ini 6 tahun terakhir laba yang paling kecil,” katanya.
Dari jumlah laba yang turun,  Bank SulutGo tetap akan membayarkan dividen ke pemegang saham sebanyak Rp 127 miliar.
Mahmud mengatakan, banyak faktor hingga Bank SulutGo mengalami penurunan performa di 2019. Satu di antaranya soal penarikan RKUD tiga daerah dari Bank SulutGo dialihkan ke bank lain.
“Ada pengaruhnya,  ketika ada perpindahan RKUD,  kredit PNS banyak yang macet.  Pembebanan bunga sehingga menyedot laba,” kata dia.
Komisaris Utama Bank SulutGo Sanny Parengkuan mengatakan, terkait performa yang menurun,  tiap tahun memang berbeda tantangan.  Di tahun 2020, ia menjanjikan performa lebih baik. “Tahun 2020 target kita laba sekitar Rp 300-an miliar, ” ujarnya
Terkait performa Bank SulutGo ini,  Sanny menyinggung soal cost of fund dan beban bunga pihak ketiga. Bank SulutGo sampai harus mencari dana hingga ke luar daerah, sehingga bunga lebih tinggi, dan mesti bayar. “Ini sudah teratasi dengan masuknya  RKUD Provinsi Gorontalo,” ka Mantan Birokrat Pemprov Sulut ini.
Lebih jauh Mahmud Turuis mengatakan, untuk mencapai target laba Rp 300 miliar, perlu melakukan langkah-langkah kongkrit, antara lain efisiensi biaya, ekspansi kredit dan menyelesaikan  kredit bermasalah. “Kami akan kejar terus kredit yang macet karena mempengaruhi NPL. Kalau itu tertagih dan dibarengi dengan ekspansi kredit serta efisiensi, maka target Rp 300 miliar bisa tercapai,” kata figur potensial yang digadang-gadang bakal meramaikan Pilwako Manado. (meldi s)  



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Call