GMIM Jemaat Mapakamang Tosuraya Selatan Bantu Korban Banjir dan Tanah Longsor Manado

SMAN 1 Wori Sulit Dapatkan Signal, Guru dan Murid Naik di Atas Pohon
Januari 27, 2021
Bantu Korban Banjir, Sinode GMIM dan Dinas PU Privinsi Turunkan Alat Berat
Januari 27, 2021

MANADO, LINGMANADO.COM – Musibah banjir dan tanah longsor yang menimpa warga Kota Manado khususnya di Kelurahan Malendeng dan Tingkulu serta sejumlah kelurahannya lainnya, mendapat simpati dan empati dari berbagai lapisan masyarakat.

Bahkan Sinode GMIM menghimbau kepada seluruh warga GMIM untuk ikut membantu baik doa, tenaga dan bantuan berupa Sembako, pakaian bekas dan kebutuhan rumah tangga lainnya guna meringankan para korban.

Khusus di kelurahan Malendeng yang mengalami musibah terparah sepanjang sejarah atau lebih hebat dibanding banjir tahun 2014 lalu, banyak bantuan yang mengalir di Posko Kelurahan dan GMIM Golgota Malendeng.

Bahkan GMIM Jemaat Mapakamang Tosuraya Selatan ikut berempati dengan korban banjir di Manado. Bukan hanya prihatin, mereka turun langsung di lokasi bencana dan ikut membantu membersihan sisa-sisa banjir dan tanah longsor di Kelurahaan Malendeng, tepatnya di Perum Welong Blok E.

Lokasi yang jadi sasaran adalah Kel Sahensolar Lembong dan sekitarnya yang mengalami musibah tanah lonsgor.

Sejumlah anggota jemaat dibawah pimpinan Ketua Jemaat, Pdt Anatje Jhean Ngangi, MTh, Wakil Ketua BPMJ Pnt Arie Tolu, Sekertaris Jemaat Pnt. Sem Montolalu yang juga anggota DPRD Kabupaten Mitra, Pdr Mercy Tompodung dan Vicaris Pdt Sandy Wensen, STh ikut membantu mengangkut lumpur akibat tanah longsor.

Bahkan Lurah Tosuraya Selatan, Christine Pandaleke S.Si ikut serta untuk membantu warga Welong Abadi yang menjadi korban.

Dengan membawa peralatan yang diperlukan, bapak-bapak bahu dan ibu-ibu bahu membahu mengangkat lumpur, sementara ibu-ibu lainnya mempersiapkan makanan untuk santap kasih bersama.

“Mereka membawa bahan makanan untuk dimasak dan mereka yang masak sendiri. Tidak merepotkan warga yang menjadi korban banjir dan tanah longsor,” kata Sym Meksi Sahensolar, SPi.

Selain memberikan tenaga untuk ikut membantu meringankan korban bencana alam, Jemaat Mapakamang Tosuraya Selatan ini juga ikut memberikan sembako dan pakaian bekas.

Bahkan sejumlah pampers untuk bayi, sabun mandi, sabun cuci, susu, beras, gula pasir, minyak kelapa, mie instan dan sejumlah kebutuhan lain diberikan kepada para korban banjir khususnya yang ada di Blok E.

“Ini baru memang membantu, sudah memberikan tenaga, ehh.. tinggalkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan sehari-hari, terutama yang urgen,” kata Aleks Tumoka yang ikut menerima bantuan secara simbolis.

Meldi Sahensolar, mewakili para korban banjir dan tanah longsor yang ada di Perum Welong Abadi Blok E menyampaikan terima kasih kepada jemaat GMIM Mapakamang Tosuraya Selatan yang sudah bersimpati dan berempati memberikan bantuan tenaga serta bantuan materi yang sangat bermanmfaat bagi para korban banjir.

“Terima kasih kepada ketua jemaat, pendeta dan vikaris, BPMJ dan jemaat GMIM Mapakamang yang sudah membantu. Inilah Kasih yang sesungguhnya benar-benar dinyatakan dengan tindakan, bukan hanya kata-kata,” kata Meldi yang rumahanya ditimpa tanah longsor. (mel/jet)      

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Call