Ciakaren: Ayo Vaksin, Kini Saya Lebih Sehat dan Percaya Diri

Jeffri Tumimomor.S.Pd
Tumimomor: 75 Persen Orang Tua Murid Inginkan Sekolah Tatatp Muka Dibuka
Februari 15, 2021
Kendati Masih Pandemi Covid 19, Pensiun BSG Optimis Capai Target Laba 2021
Februari 16, 2021

MANADO,Lingmanado.com  –  Guna  memutus mata rantai Pandemic Covid 19,  pemerintah berniat untuk melakukan vaksinasi masal kepada jutaan rakyat Indonesia, dimulai dari tenaga kesehatan, baru menyusul aparat pemerintah, tokoh agama kemudian masyarakat umum..

Bahkan untuk menghilangkan keraguan masyarakat tentang keampuhan vaksin serta efek samping yang ditakutkan akibat informasi yang keliru, Presiden Joko Widodo telah divaksin lebih dahulu.

Jokowi memberi contoh dan teladan yang baik kepada ratusan juta masyarakat Indonesia agar tidak takut dan ragu untuk divaksin.

Langkah ini diikuti oleh pejabat tingi Negara, para gubernur, bupati, pejabat TNI dan Polri untuk divaksin Sinovac yang sudah teruji secara klinis dan sudah mendapat izin dari BPOM .

Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Manado Medical Center (MMC) dr Ronadl Halim Ciakaren pun tak ragu mengikuti langkah Presiden Jokowi untuk divaksin bersama jajarannya.

Sebab, vaksin Sinovac yang sudah berada di daerah-daerah untuk tahap pertama diberikan kepada tenaga kesehatan (Nakes) sebagai ujung tombak dalam penanganan Pandemi Covid-19 yang semakin meningkat akhir-akhir ini.  

“Saya sudah divaksin dua kali dan tidak terjadi apa-apa. Bahkan selurun tenaga kesehatan di RSU MMC wajib divaksin,” kata dr Ronald Ciakaren kepada Lingmanado.com.

Ronald mengatakan, ada sekitar 175 Nakes di RSU MMC yang akan divaksin. “Belum 100 persen nakes MMC divaksin, karena masih ada yang ragu-ragu,” kata sosok murah senyum ini meyakinkan.

Tentang Vaksin Sinovac yang kini sedang disuntikkan kepada tenaga kesehatan di seluruh tanah air, aman dan tidak menimbulkan efek yang aneh aneh.

Menurutnya, dengan adanya vaksin ini lebih memberikan rasa aman untuk beraktivitas. Sebab, jika Pandemi ini tidak ditangani dengan baik akan menyulitkan perekonomian negara.

Lebih jauh dokter mua dan energik ini memaparkan, vaksinasi sangat penting dan semua harus ikut karena bisa meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus corona. “Jangan takut, vaksin covid tidak berbeda dengan vaksin lainnya yang pernah kita lakukan,” katanya.

Meski sudah divaksin, tetap wajib menerapkan protocol kesehatan karena di luar sana banyak jenis virus selain corona. “Ayo kita vaksin,” ujar Ciakaren dengan nada meyakinkan. (meldi s)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Call